
Ilham My Id – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Motorola, baru saja memperkenalkan perangkat ponsel lipat terbarunya, Motorola Razr Ultra 2025, yang juga dikenal dengan nama Motorola Razr 60 Ultra, pada hari Kamis, 24 Mei 2025.
Inovasi ini adalah sebuah ponsel lipat dengan desain clamshell yang mengingatkan kita pada Samsung Galaxy Z Flip 6. Perangkat ini merupakan penerus yang disempurnakan dari Motorola Razr 50 Ultra, yang diluncurkan sekitar pertengahan tahun sebelumnya.
Yang membedakan Motorola Razr Ultra 2025 dari ponsel lipat lainnya adalah ketersediaan pilihan warna yang unik, masing-masing menampilkan tekstur berbeda pada bagian belakangnya.
Ponsel lipat ini hadir dalam empat pilihan warna eksklusif dari Pantone, yaitu Scarab, Mountain Trail, Rio Red, dan Cabaret. Scarab dan Mountain Trail bisa dikatakan sebagai dua varian warna yang paling menonjol.
Baca juga: HP Lipat Motorola Razr 50 Series Resmi, Harga mulai Rp 8 Jutaan
Bagian belakang Motorola Razr Ultra 2025 varian Scarab dihiasi dengan warna hijau keabu-abuan yang menampilkan tekstur kulit mewah khas Italia.
Material ini, yang dikenal sebagai Alcantara, diklaim oleh Motorola sebagai yang pertama kali hadir pada perangkat smartphone.
Sementara itu, varian Mountain Trail memberikan sentuhan alami dengan bagian belakang yang dilapisi warna coklat, menampilkan tekstur dan motif kayu asli.
Untuk varian Rio Red, bagian belakangnya dilapisi dengan finishing kulit “reguler” berwarna merah, sedangkan varian Cabaret hadir dengan finishing berbahan dasar satin berwarna merah muda tua.
Selain desain punggung yang menawan dan unik, Motorola Razr Ultra 2025 juga menawarkan ketahanan terhadap debu dan air dengan rating IP48. Ini menandakan bahwa perangkat ini mampu melindungi diri dari partikel besar berukuran lebih dari 1 mm.
Terdapat pula tombol khusus yang berfungsi untuk mengaktifkan asisten digital (AI) Moto AI. Dengan menekan tombol yang terletak di bingkai perangkat, pengguna dapat mengakses berbagai fitur AI yang tersedia di ponsel ini.
Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan AI untuk menyimpan berbagai screenshot, foto, dan catatan di satu lokasi khusus tanpa perlu membuka aplikasi terpisah.
Spesifikasi Motorola Razr Ultra 2025
Motorola Razr Ultra 2025 dilengkapi dengan layar utama (main screen) berjenis Foldable LTPO AMOLED seluas 7 inci dengan resolusi 1.224 x 2.912 piksel dan refresh rate 165 Hz. Layar ini mendukung fitur Dolby Vision, HDR 10 Plus, dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nit.
Di bagian belakang, terdapat layar kedua (cover screen) LTPO AMOLED 4 inci dengan resolusi 1.272 x 1.080 piksel dan refresh rate 165 Hz. Layar ini memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan perangkat saat dalam keadaan terlipat.
Dari segi fotografi, Motorola Razr Ultra 2025 memiliki dua kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan, masing-masing dengan resolusi 50 MP. Salah satu kamera belakang berfungsi sebagai lensa ultra-wide.
Beralih ke performa, ponsel lipat terbaru dari Motorola ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite, dipadukan dengan RAM 16 GB dan media penyimpanan (storage) sebesar 512 GB atau 1 TB.
Ponsel ini memiliki baterai berkapasitas 4.700 mAh, dengan dukungan pengisian cepat via kabel 68 watt dan nirkabel 30 watt. Motorola mengklaim bahwa ini adalah ponsel flip dengan teknologi pengisian daya tercepat di dunia.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone Lipat Pertama, Harganya Rp 39 Juta?
Fitur tambahan yang hadir pada Motorola Razr Ultra 2025 termasuk Digital Car Key yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai kunci mobil modern melalui fitur NFC dan UWB, speaker Dolby Atmos, serta fitur AI yang mengandalkan Moto AI dan Gemini.
Ponsel dengan ketebalan 7,2 mm (saat dibentangkan) dan berat 199 gram ini menjalankan sistem operasi Android 15, seperti yang dilaporkan oleh KompasTekno dari GSMArena, Jumat (25/4/2025).
Di pasar Amerika Serikat, Motorola Razr Ultra 2025 dijual dengan harga mulai dari 1.300 dollar AS atau sekitar Rp 21,8 juta. Belum ada informasi mengenai kemungkinan peluncuran ponsel lipat ini di pasar Indonesia.
Namun, dengan kembalinya Motorola ke pasar Indonesia pada tahun ini, bukan tidak mungkin ponsel ini akan hadir di Tanah Air. Mari kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.